D Bentuk-bentuk Syirik .. 138 E. Penyebab Terjadinya Syirik .. 147 F. Tindakan Rasulullah dalam Menangkal Syirik .. 147 G. Bahaya Kemusyrikan .. 152 BAB 7 SYIRIK DAN BAHAYANYA BAGI MANUSIA Sebagaimanusia biasa, tentunya kami tak luput dari kealpaan. Pertanyaan, saran dan masukan yang membangun sangat kami harapkan. Silahkan kirim pesan pada halaman Kontak Kami. 23 Apa Tindakan rosullah dalam menangkal Syirik ? 2.4 Bagaimana implementasi rassullah dalam kehidupan manusia ? 1.3 Tujuan Untuk melindungi tauhid. Untuk menutup setiap jalan menuju syirik. Agar kita dijauhkan dari pemahaman yang liberal mengenai syirik. Agar kita memiliki pemahaman yang luas mengenai syirik. BAB II PEMBAHASAN 10 Tidak Menginginkan Milik Sesama. 1. Menyembah Allah. Nabi Musa mendapatkan perintah pertamanya untuk menyembah Allah. Apabila mempercayai, menyembah serta mempersekutukan Allah, maka termasuk dosa besar. Oleh karena itu, Nabi Musa dan kaumnya diingatkan untuk taat menyembah Allah. 2. PengertianSyirik Bahaya Syirik 1. Kezaliman yang besar (ظلم عظيم) 2. Tidak mendapat ampunan (عدم الغفران) 3. Dosa terbesar (إثم عظيم) 4. Kesesatan yang jauh (ضلال بعيد) 5. Dihapuskan amal (إحباط العمل) 6. Diharamkan surga (حرمان الجنة) 7. Masuk neraka (دخول النار) Jenis Syirik 1. Syirik besar (الشرك الأكبر) 2. Syirik kecil (الشرك الأصغر) TindakanRasulullah dalam Menangkal Syirik Upaya Nabi SAW dalam menjaga kemurnian tauhid dari perkataan dan perbuatan yang menodainya, yang membuat kemurnian tauhid menurun dan berkurang. Hal seperti itu banyak terdapat dalam banyak hadist Nabi SAW. 1 Dalam setiap keadaan senantiasa mentauhidkan Allah Azza wa Jalla dan bertawakkal kepadaNya, serta menjauhi perbuatan syirik dengan segala bentuknya. Allah Azza wa Jalla berfirman : إِنهُ لَيْسَ لَهُ سُلْطَانٌ عَلَى الذِينَ ءَامَنُوا وَعَلَى رَبهِمْ يَتَوَكلُونَ {99} إِنمَا سُلْطَانُهُ عَلَى الذِينَ يَتَوَلوْنَهُ وَالذِينَ هُمْ بِهِ مُشْرِكُونَ Syirikadalah dosa yang paling besar diantara dosa dosa yang ada sehingga Allah tidak mau mengampnui dosa syirik.Dan syirik itu adalah penyakit yang menimpa hati,maka kita berusaha untuk mengetahui sebab sebabnya sebagaimana seorang dokter itu berusaha untuk mengetahui sebab sebab penyakit yang menimpa jasad sehingga bisa untuk mengobatinya. Kzeq. Pengertian Syirik. Kata syirik berasal dari bahasa Arab syaraka yang berarti sekutu, berserikat dengan yang lain. Kata syaraka juga berarti “mencampurkan dua atau lebih benda/hal yang tidak sama menjadi seolah-olah sama”, misalnya mencampurkan beras kelas dua ke dalam beras kelas satu. Campuran itu dinamakan beras isyrak. Orang yang mencampurkannya disebut musyrik. Lawan syaraka ialah khalaṣa artinya memurnikan. Beras kelas satu yang masih murni, tidak bercampur sebutir pun dengan beras jenis lain disebut dengan beras yang “khaliṣ”. Jadi orang yang ikhlas bertuhankan hanya Allah Swt ialah orang yang benar-benar bertauhid. Inilah konsep yang paling sentral di dalam ajaran Islam. Jadi, secara umum, syirik -lawan dari tauhid- dapat dimaknai menyekutukan Allah Swt. Ibnu Manzhur dalam Lisan al-Arab menjelaskan bahwa syirik kepada Allah Swt adalah menjadikan adanya sekutu atau partner bagi Allah Swt dalam hal kepemilikan semesta. Sebab-Sebab Perbuatan Syirik. a. Dha’iful iman lemahnya iman. Seorang yang imannya lemah cenderung berbuat maksiat. Lemahnya rasa takut kepada Allah Swt ini akan dimanfaatkan oleh hawa nafsu untuk menguasai diri seseorang. Ketika seseorang dibimbing oleh hawa nafsunya, maka tidak mustahil ia akan jatuh ke dalam perbuatan-perbuatan syirik seperti memohon kepada pohon besar karena ingin segera kaya, atau selalu merujuk kepada para dukun agar penampilannya tetap memikat hati orang banyak. b. Al-Jahlu kebodohan. Karenanya masyarakat sebelum datangnya Islam disebut dengan masyarakat jahiliyah. Sebab, mereka telah diselimuti oleh ego nafsu sehingga tidak mau mengikuti kebenaran atau memang mereka tidak tahu mana yang benar dan mana yang salah. Dalam kondisi yang penuh dengan kebodohan itu, orang-orang cenderung berbuat syirik. Karenanya semakin jahiliyah suatu kaum, bisa dipastikan kecenderungan berbuat syirik semakin kuat. عَالِمُ الْغَيْبِ فَلَا يُظْهِرُ عَلَىٰ غَيْبِهِ أَحَدًا “Dia adalah Tuhan yang mengetahui yang ghaib. Maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorang pun tentang yang ghaib itu.?” QS. al-Jin 26 c. Taqlid Ikut-Ikutan Secara Membabi-Buta. Al-Qur’an selalu menggambarkan bahwa orang-orang yang menyekutukan Allah Swt selalu memberi alasan mereka melakukan itu karena mengikuti jejak nenek moyang mereka. وَإِذَا فَعَلُوا فَاحِشَةً قَالُوا وَجَدْنَا عَلَيْهَا آبَاءَنَا وَاللَّهُ أَمَرَنَا بِهَا ۗ قُلْ إِنَّ اللَّهَ لَا يَأْمُرُ بِالْفَحْشَاءِ ۖ أَتَقُولُونَ عَلَى اللَّهِ مَا لَا تَعْلَمُونَ “Dan apabila mereka melakukan perbuatan keji, mereka berkata, Kami mendapati nenek moyang kami mengerjakan yang demikian itu, dan Allah menyuruh kami mengerjakannya.’ Katakanlah, Sesungguhnya Allah tidak menyuruh mengerjakan perbuatan yang keji.’ Mengapa kamu mengada-adakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui?” QS. al-A’raf 28 Bentuk Perilaku Syirik. a. Menyembah Berhala. Praktek penyembahan berhala telah berlangsung lama, para Nabi dan Rasul mengajak dan meluruskan sistem penyembahan mereka kepada monoteisme murni yakni menyembah hanya kepada Allah Swt. Pada zaman Rasulullah Saw. berhala yang dianggap penting dalam kehidupan masyarakat jahiliyah pada saat itu adalah Al-Lata, Al-Uzza dan Manat. Mereka beranggapan berhala itu adalah anak perempuan Allah Swt. أَفَرَأَيْتُمُ اللَّاتَ وَالْعُزَّىٰ . وَمَنَاةَ الثَّالِثَةَ الْأُخْرَىٰ “Maka apakah patut kamu hai orang-orang musyrik mengaggap al-Lata dan al- Uzza, dan Manah yang ketiga, yang paling terkemudian sebagai anak perempuan Allah?” QS. an-Najm 19-20 b. Sihir. Sihir termasuk perbuatan syirik karena perbuatan tersebut dapat menipu atau mengelabui orang dengan bantuan jin atau setan. Dan dalam sebuah hadis disebutkan, “Sesungguhnya mantera, azimat dan guna-guna itu adalah perbuatan syirik”. HR. Ahmad Selain mantera dan guna-guna, memakai azimah atau jimat dapat digolongkan kepada perbuatan syirik apabila orang yang memakainya percaya dan menyakini bahwa jimat itu sendiri yang menyelamatkan-Nya atau memberi faedah kepadanya bukan atas kehendak Allah Swt. Namun apabila seseorang memakai jimat, baik berbentuk "Hirz atau Ta'widz", yang disertai keyakinan bahwa bukan benda atau zat dari hirz dan ta'widz itu yang memberi faedah, tetapi Allah Swt yang memberikan keselamatan dan kesembuhan, maka hal ini tidak termasuk syirik, hal ini dapat dibuktikan dari riwayat Al-Bayhaqi dalam kitab as-Sunan Al-kubra tentang kebolehan memakai hirz dari beberapa ulama tabi'in, diantaranya Sa'id Ibnu Jubair dan Atha'. Bahkan Sa'id Ibnu al-Musayyab memerintahkan agar dikalungkan ta'widz dari al-Qur'an. Kemudian al-Bayhaqi berkata "ini semua kembali kepada apa yang telah aku sebutkan bahwasanya kalau seseorang membaca ruqa bacaan-bacaan yang tidak jelas maknanya, atau seperti orang-orang di masa jahiliyah yang menyakini kesembuhan berasal dari ruqa tersebut maka itu tidak boleh. Sedangkan jika seseorang membaca ruqo dan ayat-ayat al-Qur'an atau bacaan-bacaan yang jelas seperti bacaan dzikir dengan maksud mengambil berkah dari bacaan tersebutdan dengan keyakinan bahwa kesembuhan datangnya hanya dari Allah semata, maka hal itu tidak masalah" c. Peramalan. Peramalan ialah menentukan dan memberitahukan tentang hal-hal yang ghaib pada masa-masa yang akan datang baik itu dilakukannya dengan ilmu perbintangan, dengan membaca garis-garis tangan, dengan bantuan jin dan sebagainya. Rasulullah Saw. bersabda عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ عَقَدَ عُقْدَةً ثُمَّ نَفَثَ فِيهَا فَقَدْ سَحَرَ وَمَنْ سَحَرَ فَقَدْ أَشْرَكَ وَمَنْ تَعَلَّقَ شَيْئًا وُكِلَ إِلَيْهِ Dari Abu Hurairah ra, Nabi Saw. bersabda; "Barang siapa yang mengikat buhul kemudian meniupnya sungguh ia telah berbuat sihir, dan barang siapa yang melakukan sihir maka sungguh ia telah berbuat syirik dan barang siapa yang menggantungkan sesuatu maka ia akan diserahkan kepadanya." HR. Nasa’i Ilmu perbintangan dalam hadis ini bukanlah ilmu perbintangan yang mempelajari tentang planet yang dalam ilmu pengetahuan yang disebut astronomi. Namun, ilmu tentang ramalan. Percaya kepada ramalan-ramalan berarti mengakui bahwa ada sesuatu selain Allah Swt yang mengetahui hal-hal yang ghaib. Hal ini sama artinya mengakui bahwa Allah itu mempunyai sekutu-sekutu. Perbuatan ini merupakan perbuatan syirik. قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ اقْتَبَسَ عِلْمًا مِنْ النُّجُومِ اقْتَبَسَ شُعْبَةً مِنْ السِّحْرِ “Barangsiapa yang mempelajari salah satu ilmu perbintangan, maka ia telah mempelajari sihir”. HR. Abu Daud d. Mempercayai Paranormal atau Ahli Nujum dan Ahli Tenung. Dukun ialah orang yang dianggap dapat memberitahukan tentang hal-hal yang ghaib pada masa datang, atau memberitahukan apa yang tersirat dalam naluri manusia. Adapun tukang tenung adalah nama lain dari paranormal, atau orang-orang yang mengaku bahwa dirinya dapat mengetahui dan melakukan hal-hal yang ghaib, baik dengan bantuan jin atau setan, ataupun dengan membaca garis tangan. Dalam sebuah hadis diterangkan عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ أَتَى عَرَّافًا فَسَأَلَهُ عَنْ شَيْءٍ لَمْ تُقْبَلْ لَهُ صَلَاةٌ أَرْبَعِينَ لَيْلَةً "dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda "Barangsiapa mendatangi tukang tenung lalu dia bertanya kepadanya tentang suatu hal, maka shalatnya tidak akan diterima selama empat puluh malam." HR. Muslim e. Riya. Riya adalah beramal bukan karena Allah Swt, melainkan karena ingin dipuji atau dilihat orang. Riya termasuk syirik, sebagaimana sabda Rasulullah Saw. "Sesuatu yang amat aku takuti yang akan menimpa kamu ialah syirik kecil. Nabi ditanya tentang hal ini, maka beliau menjawab, ialah Riya”. HR. Ahmad Demikianlah sahabat bacaan madani ulasan tentang pengertian syirik, sebab-sebab perbuatan syirik dan bentuk perilaku syirik. Sumber buku Siswa Kelas X MA Ilmu Kalam Kementerian Agama Republik Indonesia, 2014. Kunjungilah selalu semoga bermanfaat. Aamiin. MAKALAH Bahan kajian Tindakan Rassullah menangkal syirik Di ajukan untuk memenuhi salah satu Tugas Mata Kuliah Pengantar study islam Dosen Pengampu Fajar Subkhei, S. Ag. Di susun oleh MUHAMMAD FASKHAN KILMA Nim SISTEM INFORMASI SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER MUHAMMADIYAH PAGUYANGAN BREBES 2020 KATA PENGANTAR Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan innayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah tentang pengantar studi islam Dalam Kajian Tindakan Rassullah Menangkal Syirik. Makalah ini telah kami susun secara maksimal dengan mendapatkan bantuan dari berbagai pihak sehingga dapat memperlancar pembuatan makalah ini. Untuk itu kami menyampaikan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi. Terlepas dari semua itu, kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari segi isi materi, susunan kalimat, maupun tata bahasanya. Oleh karena itu, dengan tangan terbuka kami menerima segala Saran dan Kritik dari pembaca agar kami dapat memperbaiki makalah ini. Demikian, kami berharap semoga makalah tentang Syirik dan bahayanya bagi manusia. Dalam Kajian ini dapat memberikan manfaat maupun inspirasi terhadap pembaca. Paguyangan, 2 Januari 2020 MUHAMMAD FASKHAN KILMA Penulis DAFTAR ISI KATA PENGANTAR..............................................................i DAFTAR ISI...........................................................................ii BAB I PENDAHULUAN.........................................................1 Latar Belakang......................................................1 Rumusan Masalah.................................................2 Tujuan...................................................................3 BAB II PEMBAHASAN...........................................................4 Pengantar syirik dan Definisi menurut Para Ulama5 Seberapa penting Dalam menangkal syirik..........6 Tindakan Rassullah menangkal syirik..................7 BAB III PENUTUP...................................................................8 Kesimpulan...........................................................9 Saran.....................................................................10 DAFTAR PUSTAKA...............................................................iii BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Manusia merupakan makhluk ciptaan Allah swt yang paling sempurna dibandingkan dengan yang lain. Kelebihan manusia yang paling urgen yaitu akal. Akal manusia mampu memikirkan bahwa sekecil apapun sesuatu pasti ada yang menciptakan. Akal mewajibkan manusia untuk beragama dan karena fitrahnya manusia ingin beragama. Allah swt menciptakan manusia untuk tunduk dan patuh kepada-Nya. Agama islam diturunkan Allah swt kepada manusia sebagai petunjuk dan pedoman untuk membimbing manusia menuju kejalan yang benar dan lurus, agar mencapai kebahagian didunia dan akhirat. Manusia pada hakikatnya merasa bahwa dirinya lemah sehingga memerlukan kekuatan yang lebih besar untuk melindunginya, itulah fitrah manusia. Manusia yang beriman merasa dirinya serba cukup karena selalu bersyukur kepada Allah swt sedangkan yang ingkar selalu merasa kurang karena menjadi budak hawa nafsu. Rosul diutus untuk membawa misi tauhid untuk mengoreksi kesalahan, kekeliruan, dan pelanggaran dalam tauhid, perbuatan zalim dan maksiat. Salah satu bentuk kezaliaman dalam bidang akidah yakni penyimpangan dari konsep ketuhaan. Penyimpangan akidah dianggap sebagai dosa terbesar karena menyimpang dari fitrah manusia. Penyimpangan akidah pertama terjadi pada masa nabi Nuh yang merupakan Rosul pertama yang diutus Allah swt untuk meluruskan akidah. Seribu tahun lamanya nabi Nuh mengajak umatnya untuk mengesakan Allah swt, namun penyimpangan itu tak kunjung hilang. Pada masa nabi Musa terdapat seorang raja arogan bernama Fir’aun. Al-quran sering mengulang kisah Fir’aun karena dianggap sebagai lambang kezaliman tirani. Fir’aun mengeklaim dirinya sebagai tuhan dengan kekuasaanya dan memerintahkan pendudukanya untuk menuhankan dirinya. Pada masa Rosullah saw penyimpangan tak kalah hebat dengan mas-masa sebelumnya. Dalam suatu riwayat disebutkan ada sekitar 360 berhala di sekeliling Ka’bah yang disembah oleh kaum Quraiys. Berhala yang paling penting dinamakan Hubbal, dianggap sebagai dewa terbesar. Lata dewa tertua yang terletak diThaif, Uzza terletak di Hizas, dimana kedudukanya berada dibawah Hubbal dan Manat yang terletak di Yatsrib. Berhala tersebut dijadikan sebagai bertanya tentang nasib baik dan buruk. Rosullah tiada henti menyeru kepada ajaran tauhid, meski perlawanan, tekanan dan penindasan tiada henti. Kurang lebih duapuluh tahun lamanya Rosullah saw berdakwah, akhirnya praktek kesyirikan itu sedikit demi sedikit dan digantikan dengan ketauhidan kepada Allah swt. Rumusan Masalah Apa yang dimaksud dengan Syirik ? Seberapah penting dalam menangkal syirik ? Apa Tindakan rosullah dalam menangkal Syirik ? Bagaimana implementasi rassullah dalam kehidupan manusia ? Tujuan Untuk melindungi tauhid. Untuk menutup setiap jalan menuju syirik. Agar kita dijauhkan dari pemahaman yang liberal mengenai syirik. Agar kita memiliki pemahaman yang luas mengenai syirik. BAB II PEMBAHASAN Pengantar syirik dan Definisi menurut Para Ulama Syirik dari segi bahasa artinya mempersekutukan, mempersyariatkan atau menyamakan Allah swt dengan makhluk atau sebaliknya mengangkat makhluk lain sebagai Tuhan. Perbuatan tersebut adalah dosa terbesar atau kezaliaman terbesar. Manusia melakukan syirik pada hakikatnya adalah menganiyaya diri sendiri, menyeleweng dari fitrah dan menyimpang dari logika sehat. Manusia merupakan makhluk ciptaan Allah swt yang paling sempurna dibandingkan dengan yang lain. Kelebihan manusia yang paling urgen yaitu akal. Akal manusia mampu memikirkan bahwa sekecil apapun sesuatu pasti ada yang menciptakan. Akal mewajibkan manusia untuk beragama dan karena fitrahnya manusia ingin beragama. Allah swt menciptakan manusia untuk tunduk dan patuh kepada-Nya. Agama islam diturunkan Allah swt kepada manusia sebagai petunjuk dan pedoman untuk membimbing manusia menuju kejalan yang benar dan lurus, agar mencapai kebahagian didunia dan akhirat. Manusia pada hakikatnya merasa bahwa dirinya lemah sehingga memerlukan kekuatan yang lebih besar untuk melindunginya, itulah fitrah manusia. Manusia yang beriman merasa dirinya serba cukup karena selalu bersyukur kepada Allah swt sedangkan yang ingkar selalu merasa kurang karena menjadi budak hawa nafsu. .para ulama mengatakan bahwa syirik terbagi menjadi 2 bagian. Bagian pertama syirik akbar, bagian yang kedua syirik asghar. Pembagian ini berdasarkan hadits riwayat Imam Ahmad dari Mahmud bin Labib, Rassullah shallahu Al’aihi wa Salam bersabda “Sesungguhnya yang paling aku takutkan atas kalian adalah syirik asghar .” HR. Ahmad Disini Rassullah Shallahu Al’aihi Wa Sallam bersabda “Maukah kalian aku beritahukan dengan dosa yang paling besar? Kemudian Nabi Muhammad Shallallhu Al’aihi wa Sallam bersabda “Menyekutukan Allah” HR. Bukhari Disini secara tersirat ada istilah “syirik akbar”. Maknanya Para Ulama Rahimmahumullah Ta’ala. Yaitu syirik di bagi menjadi 2 dengan pembagian syirik khafi yang tersembunyi, syirik jali yang terang-terangan. Hal ini berdasarkan Hadits yang di riwayatkan Oleh Imam Ibnu Majah dari Abu Said Al-Khudri Radhiyallahu Anhu beliau bercerita Suatu ketika Rassullah Alaihi Wa Sallam menemui kami dan kita sedang berbincang-bincang tentang Al-Masih dan Dajjal. Inilah kebiasan Para Sahabat, sering memikirkan Akhirat, sering memikirkan kiamat, yang semestinya itu menjadi inspirasi kita. Para Salafush Shalih dan Para Tabhi’in serta para Tabiut Tabiin yang mengikuti meraka dengan baik senantiasa kebiasan mereka mengingat tentang kehidupan Akhirat. Diantaranya mengingat tentang tanda-tanda kiamat, diantaranya Tentang Al-masih Ad-Dajjal. Lalu Rassullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda “Maukah aku beritahukan kepada kalian tentang sesuatu yang menurutku ini lebih menakutkan atas kalian di bandingkan Al-masih AD-Dajjal?” Kemudian para sahabat berkata, tentu wahai Rassullah, apa itu?” kemudian Nabi Muhammad SAW bersabda “yaitu syirkul khafi ; yaitu seseorang shalat, lalu menghiasi memperindah shalatnya, karena ada orang yang memperhatikan shalatnya.” Dari sini ada istilah namanya syirik yang tersembunyi. Pemahaman balik dari Hadist ini, berarti ada namanya syirik yang terang-terangan. Dari situlah Para Ulama membagi bahwa syirik ada yang tersembunyi, ada yang terang-terangan. SEBERAPA PENTING DALAM MENANGKAL SYIRIK Rasulullah SAW bersabda dalam riwayat Imam Ahmad berikut ini, yang menurut ulama hadits ternama Al-Bani, bernilai hasan li ghairih “Wahai manusia jagalah dirimu dari syirik, karena ia lebih tersembunyi daripada rayapan semut. Seseorang yang dikehendaki Allah bertanya bagaimanakah kami ya Rasulullah padahal ia lebih tersembunyi dari rayapan semut. Beliau menjawab ucapkanlah Ya Allah sesungguhnya kami mohon perlindungan kepada-Mu dari menyekutukan-Mu dengan sesuatu yang kami ketahui dan mohon ampun kepada-Mu dari sesuatu yang tidak kami ketahui HR. Ahmad Syirik, apapun jenisnya, adalah sangat berbahaya. Karena itu pentingnya menangkal syirik, setiap muslim seharusnya berupaya dengan sungguh-sungguh untuk menjauhinya serta menutup rapat-rapat pintu masuknya. Sekalipun sama-sama berbahaya, syirik akbar jauh lebih berbahaya dibandingkan dengan syirik asghar. Berikut ini akan dikemukakan bahaya keduanya. Bahaya Syirik Akbar Merupakan kedhaliman terbesar Allah berfirman dalam surat Luqman ayat 13 Dan ingatlah ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi pelajaran kepadanya “Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan Allah, Sesungguhnya mempersekutukan Allah adalah benar-benar kezaliman yang besar”. Menyebabkan pelakunya keluar dari Islam yang menyebabkan darah dan harta menjadi halal. Dalam Hadits riwayat Imam Muslim, Rasulullah SAW bersabda Dari Abu Hurairah dari Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, beliau bersabda“Aku diperintahkan untuk memerangi manusia hingga mereka bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembahmelainkan Allah dan beriman kepadaku serta dengan al-Qur’an yang aku bawa, maka apabila mereka mengucapkan hal tersebut maka sungguh dia telah menjaga harta dan jiwanya dari seranganku kecuali disebabkan hak Islam. Dan hisab mereka diserahkan kepada Allah.” HR Muslim Membatalkan seluruh amal kebaikan seseorang. Allahberfirman dalam surat az-Zumar 65 Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada nabi-nabi yang sebelummu. “Jika kamu mempersekutukan Tuhan, niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah kamu Termasuk orang-orang yang merugi. Menyebabkan pelakunya diharamkan masuk syurga dan kekal dalam neraka. Allah berfirman dalam surat al-Maidah ayat72 Sesungguhnya orang yang mempersekutukan sesuatu dengan Allah, Maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun. Merupakan dosa paling besar dan tidak dapat diampuni oleh Allah SWT tanpa bertaubat. Allah SWT berfirman Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari syirik itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia tela berbuat dosa yang besar. QS. An-Nisaa`48 . Bahaya Syirik Asghar Membatalkan amal yang dicampurinya sejak awal amal itu dikerjakan atau mendominasiseluruh proses pengerjaan amal tersebut. Dalam Hadits disebutkan Dari Abi Huruirah Rasulullah SAW bersabda “Allah berfirman Aku paling tidak membutuhkan. Barangsiapa yang melakukan satu amalan yang dia menyekutukanKu padanya dengan selain Aku maka Aku tinggalkan dia dan persekutuannya.” Syirik asghar mempunyai dua kemungkinan mengharuskan pelakunya masuk neraka atau tergantung kepada kehendak Allah SWT, diampuni atau tetap dimasukkan ke dalam neraka. 3. Pelakunya, sekalipun masih seorang muslim, namun ia memiliki keimanan yang kurang dan dianggap fasiq dalam beragama. 4. Merupakan dosa paling besar diantara seluruh dosa besar yang terbesar. Dari Anas bin Malik radliallahu anhu dari Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda; “Dosa paling besar di antara dosa besar ialah menyekutukan Allah, membunuh, durhaka kepada orang tua, ucapan dusta. Atau dalam redaksi lain beliau mengatakan “Persaksian dusta.” RASSULLAH DALAM MENANGKAL SYIRIK Syirik itu menyekutukan Allah. Menyekutukan Allah adalah dosa besar yang paling besar, setiap orang yang meningal di atas kesyirikan kekal di neraka selama-lamanya. Sementara, Rassullah shallahu alaihi was sallam sangatlah menyayangi umatnya, sangat ingin agar kita terhindar dari kesyirikan. Karena itulah Rassullah shallau alihi wa sallam berupaya menutup pintu-pintu kesyirikan, dengan cara sebagai berikut Beliau melarang kita dari melakukan perbuatan menjadikan kuburan sebagai tempat ibadah Larangan menjadikan kuburan beliau sebagai ied tempat yang didatangi berulang-ulang. Larangan bersafar menuju tempat yang dianggap berkah kecuali 3 masjid. BAB III PENUTUP KESIMPULAN Manusia merupakan makhluk ciptaan Allah swt yang paling sempurna dibandingkan dengan yang lain. Kelebihan manusia yang paling urgen yaitu akal. Akal manusia mampu memikirkan bahwa sekecil apapun sesuatu pasti ada yang menciptakan. Akal mewajibkan manusia untuk beragama dan karena fitrahnya manusia ingin beragama. Allah swt menciptakan manusia untuk tunduk dan patuh kepada-Nya. Agama islam diturunkan Allah swt kepada manusia sebagai petunjuk dan pedoman untuk membimbing manusia menuju kejalan yang benar dan lurus, agar mencapai kebahagian didunia dan akhirat. Manusia pada hakikatnya merasa bahwa dirinya lemah sehingga memerlukan kekuatan yang lebih besar untuk melindunginya, itulah fitrah manusia. Manusia yang beriman merasa dirinya serba cukup karena selalu bersyukur kepada Allah swt sedangkan yang ingkar selalu merasa kurang karena menjadi budak hawa nafsu. SARAN Demikian yang dapat saya sampaikan mengenai materi yang menjadi bahasan dalam makalah ini, tentunya banyak kekurangan dan kelemahan karena terbatasnya pengetahuan kurangnya rujukan atau referensi yang kami peroleh hubunganya dengan makalh ini. Penulis banyak berharap kepada para pembaca memberikan kritik dan saran yang membangun pada kami demi sempurnya makalah ini dapat bermanfaat bagi penulis dan para pembaca. Kami mohon maaf apabila ada kesalahan ejaan dalam penulisan kata dan kalimat yang kurang jelas, di mengerti, dan lugas. Karena kami hanylah manusia yang tak luput dari kesalaha. Sekian penutup dari kami semoga dapat di terima di hati dan kami ucapakan terima kasih yang sebesar-besarnya. DAFTAR PUSTAKA Artikel-zaini munir fadloli Ali murtop, li firasatil islamiyah ala madzhabi Ahli Sunnah Wal jamaah Dr ibarhim Muhammad bin Abdullah Al-buraikan didalam bukunya Al Madkhalu li Dirasatil Aqidatil Islamiyah Ala Madzhabi Ahlu Sunnah Wal Jamaah. HR. MUSLIM HR. BUKHORI HR. AHMAD Surat luqman ayat 13 Surat Az-Zumar ayat 65 Surat An-Nisa ayat 48 Surat Al-Maidah ayat 72 Pertanyaan Assalaamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh Ustadz saya mau bertanya beberapa mengenai hal gaib 1. Seandainya Ustadz diminta mengusir makhluk gaib yang mengganggu suatu rumah, apa yang dapat dilakukan? Selain memperbaiki keislaman di rumah tersebut, misal hal aneh yang dilakukan orang menabur garam, memasang penangkal baik dari dukun ataupun menempelkan ayat di dinding, membakar kemenyan, memanggil dukun, dsb. 2. Kalau Menyetel Mp3 Alquran dengan sengaja bagaimana? 3. Apakah bisa setan membawa manusia ke alamnya? Karena pernah ada anak-anak bermain -yang satu orang mencari teman lain yang bersembunyi- pada malam dan salah satunya hilang, dan kata “orang pintar” dia dibawa setan ke alamnya, kemudian dengan bantuannya bisa diambil lagi orang tadi, cerita ini dari ibu saya yang mengetahui kejadian ini. 4. Jadi hal apa yang dibenarkan Islam untuk menyelamatkan orang itu? Sedangkan kalau orang yang agamanya benar tidak akan mengetahui tentang ilmu seperti itu. Sama saja kalau mau minta diurut karena salah urat, biasanya kebanyakan tukang urut memiliki ilmu -yang saya tahu mungkin berbau syirik-. Jadi apa yang seharusnya dilakukan. 5. Apakah pasti perbuatan syirik, jika orang Islam, mempunyai kemampuan yang aneh walaupun tujuannya baik dan tidak untuk berbuat kejahatan, seperti kebal atau bisa melihat, melawan, sampai memasukkan jin ke dalam botol -seperti acara “ustadz-ustadz” pemburu jin di TV-, atau menyembuhkan orang sakit dengan memindahkan penyakit ke ayam, kambing, atau hal-hal yang lainnya. Tetapi amalan mereka seperti orang Islam biasa, shalat, puasa, dsb. Sekian dulu Ustadz, Jazakallahu khairan Wassalaamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh Dari Ahmad Jawaban Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuhu Untuk kasus semacam ini, ada dua tindakan yang bisa Anda lakukan; Pertama, pengobatan Maksud kami adalah mengusir jin itu dengan segera. Cara yang paling efektif dalam hal ini adalah membacakan surat Al-Baqarah, satu surat penuh. Ini berdasarkan hadis dari Abu Hurairah radhiallahu anhu, bahwa Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda لا تجعلوا بيوتكم مقابر، إن الشيطان ينفر من البيت الذي تقرأ فيه سورة البقرة “Jangan kalian jadikan rumah kalian seperti kuburan. Sesungguhnya setan lari dari rumah yang dibacakan surat Al-Baqarah di dalamnya.” HR. Muslim 780, At-Turmudzi 2877 Sahabat Ibnu Mas’ud mengatakan إِن الشيْطَانَ إِذَا سَمِعَ سُورَةَ الْبَقَرَةِ تُقْرَأُ فِي بَيْتٍ، خَرَجَ مِنْهُ “Sesungguhnya setan, apabila mendengar surat Al-Baqarah dibacakan dalam rumah, maka dia akan keluar dari rumah itu.” HR. Ad-Darimi 3422, At-thabrani dalam Mu’jam Al-Kabir 8642. Hanya 3 hari? Terdapat keterangan bahwa setan meninggalkan rumah itu selama 3 hari. Ini berdasarkan hadis dari Sahl bin Sa’d radhiallahu anhu, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْبَقَرَةِ فِي بَيْتِهِ لَيْلًا لَمْ يَدْخُلِ الشيْطَانُ بَيْتَهُ ثَلَاثَ لَيَالٍ “Siapa yang membaca surat Al-Baqarah di malam hari maka setan tidak akan memasuki rumahnya selama tiga hari..” HR. Ibnu Hibban dalam Shahihnya 780. Hanya saja, keterangan tambahan tiga hari dalam riwayat tersebut dinilai lemah oleh al-Albani, sebagaimana keterangan beliau di Silsilah Ad-Dhaifah no. 1349. Hanya Setan yang Mengganggu Setan yang lari dari rumah yang dibacakan surat Al-Baqarah adalah setan yang mengganggu secara zahir. Sebagaimana keterangan yang dinukil Ibnu Hibban, dari Imam Abu Hatim قَالَ أَبُو حَاتِمٍ قَوْلُهُ صَلى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلمَ لَمْ يَدْخُلِ الشيْطَانُ بَيْتَهُ»، أَرَادَ بِهِ مَرَدَةَ الشيَاطِينِ دُونَ غَيْرِهِمْ Sabda Nabi shallallahu alaihi wa sallam “setan tidak akan memasuki rumahnya” maksudnya adalah setan yang membangkang mengganggu bukan yang lainnya. Shahih Ibnu Hibban, 359 Siapa yang Membaca? Siapa saja, tidak harus tuan rumah. Lebih-lebih, jika tuan rumah sendiri tidak bisa membaca Alquran. Karena lafal dalam hadis “yang dibacakan surat Al-Baqarah” dengan bentuk kalimat pasif. Artinya siapapun yang membaca, selama dilakukan di dalam rumah, telah memenuhi syarat untuk mengusir setan. Hanya saja tidak boleh menggunakan rekaman Mp3 atau sejenisnya. Karena membaca butuh niat, dan audio player atau komputer tidak bisa berniat. Kedua, tindakan pencegahan Tindakan ini merupakan upaya berkelanjutan selama menempati rumah tersebut. Karena berkelanjutan, upaya ini hanya bisa dilakukan oleh tuan rumah atau orang yang menempatinya. Dia tidak lagi bisa bergantung atau meminta bantuan orang lain. Karena itu, upaya ini lebih menekankan pada mental keagamaan penghuni rumah. Ada beberapa rutinitas yang selayaknya dilakukan, agar rumah kita selalu dijauhi setan yang suka mengganggu 1. Rajin baca Alquran dan ibadah apapun di dalam rumah. Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu, bahwa Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda لا تجعلوا بيوتكم مقابر، إن الشيطان ينفر من البيت الذي تقرأ فيه سورة البقرة “Jangan kalian jadikan rumah kalian seperti kuburan. Sesungguhnya setan lari dari rumah yang dibacakan surat Al-Baqarah di dalamnya.” HR. Muslim 780, At-Turmudzi 2877 Dalam hadis ini, Nabi shallallahu alaihi wa sallam men-kontras-kan antara rumah dengan kuburan. Beliau memerintahkan agar rumah kita tidak dijadikan seperti kuburan. Salah satu sifat yang mencolok dari kuburan adalah itu bukan tempat ibadah. Agar rumah kita tidak seperi kuburan yang bisa jadi banyak setan pengganggu, gunakan rumah kita untuk ibadah. Hadis ini sekaligus menuntut Anda yang belum bisa membaca Alquran agar segera dan serius dalam belajar Alquran. Untuk menjadikan rumah Anda sebagai taman bacaan Alquran, tidak mungkin setiap hari Anda harus mengundang orang lain. Dalam hadis dari Ibnu Umar radhiallahu anhuma, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda اجْعَلُوا فِي بُيُوتِكُمْ مِنْ صَلاَتِكُمْ وَلاَ تَتخِذُوهَا قُبُورًا “Jadikanlah bagian shalat kalian di rumah kalian. Jangan jadikan rumah kalian seperti kuburan.” HR. Bukhari 432, Muslim 777, dan yang lainnya. Maksud shalat di sini adalah shalat sunah yang dikerjakan sendiri dan tidak berjamaah. Sebagaimana dinyatakan dalam hadis إِن أَفْضَلَ صَلاَةِ المَرْءِ فِي بَيْتِهِ إِلا الصلاَةَ المَكْتُوبَةَ “Susungguhnya shalat seseorang yang paling utama adalah shalat yang dikerjakan di rumahnya, kecuali shalat wajib.” HR. Bukhari 7290 dan yang lainnya. 2. Jangan pedulikan segala bentuk gangguan. Sikap cuek, tidak peduli, ternyata menjadi cara ampuh untuk mengusir setan. Setan sebagaimana manusia, ketika dia mengganggu, kemudian tidak digubris, bisa jadi dia akan bosan untuk mengganggu Anda. Berbeda ketika Anda merasa ada yang mengganggu, kemudian Anda cari-cari di mana tempatnya, atau bahkan Anda ajak bicara, atau Anda siram dengan garam dan semacamnya, dia akan semakin menjadi-jadi dalam menggoda Anda. Dari Abul Malih dari seseorang, dia berkata, “Aku pernah diboncengi Nabi shallallahu alaihi wa sallam, lalu tunggangan yang kami naiki tergelincir. Aku pun mengatakan, “Celakalah setan”. Namun Nabi shallallahu alaihi wa sallam melarang, لاَ تَقُلْ تَعِسَ الشيْطَانُ فَإِنكَ إِذَا قُلْتَ ذَلِكَ تَعَاظَمَ حَتى يَكُونَ مِثْلَ الْبَيْتِ وَيَقُولَ بِقُوتِى وَلَكِنْ قُلْ بِسْمِ اللهِ فَإِنكَ إِذَا قُلْتَ ذَلِكَ تَصَاغَرَ حَتى يَكُونَ مِثْلَ الذبَابِ “Janganlah kamu ucapkan celakalah setan”, karena jika kamu mengucapkan demikian, setan akan semakin besar seperti rumah. Lalu setan pun dengan sombongnya mengatakan, Itu semua terjadi karena kekuatanku’. Akan tetapi, ucapkanlah “Bismillah”. Jika engkau mengatakan seperti ini, setan akan semakin kecil sampai-sampai dia akan seperti lalat.” HR. Ahmad 595 dan Abu Daud 4982 dan dishahihkan al-Albani Ketika Anda mendengar atau melihat ada sesuatu yang mengganggu, jangan diajak bicara, tapi mintalah perlindungan kepada Allah dan berdoa kepada-Nya. 3. Baca doa ketika masuk rumah Hal kecil yang mungkin perlu dibiasakan adalah memulai segala yang penting dengan doa atau dzikir. Salah satunya, ketika kita masuk rumah. Meskipun kelihatanya remeh, namun hasilnya luar biasa. Dari Jabir bin Abdillah radhiallahu anhuma, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda إِذَا دَخَلَ الرجُلُ بَيْتَهُ فَذَكَرَ اللهَ عِنْدَ دُخُولِهِ، وَعِنْدَ طَعَامِهِ، قَالَ الشيْطَانُ لَا مَبِيتَ لَكُمْ وَلَا عَشَاءَ، وَإِذَا دَخَلَ فَلَمْ يُذْكَرِ اللهَ عِنْدَ دُخُولِهِ قَالَ الشيْطَانُ أَدْرَكْتُمُ الْمَبِيتَ “Apabila ada orang yang masuk rumah, kemudian dia mengingat Allah ketika masuk, dan ketika makan, maka setan akan mengatakan kepada temannya Tidak ada tempat menginap dan tidak ada makan malam.’ Tapi apabila dia tidak mengingat Allah bismillah dan jangan lupa ucapkan salam ketika masuk, maka setan mengatakan Kalian mendapatkan tempat menginap’.” HR. Muslim 2018, Abu Daud 3765 dan yang lainnya Ada doa khusus ketika masuk rumah, akan tetapi doa ini dinilai dhaif oleh al-Albani. Karena itu, makna dzikir kepada Allah adalah membaca basmalah. 4. Baca doa ketika hendak makan Membaca basmalah ketika hendak makan, menjadi penghalang setan untuk ikut makan bersama Anda. Hadis dari Jabir di atas menegaskan hal ini, وَإِذَا دَخَلَ فَلَمْ يُذْكَرِ اللهَ عِنْدَ دُخُولِهِ قَالَ الشيْطَانُ أَدْرَكْتُمُ الْمَبِيتَ، فَإِذَا لَمْ يَذْكُرِ اللهَ عِنْدَ طَعَامِهِ قَالَ أَدْرَكْتُمُ الْمَبِيتَ وَالْعَشَاءَ Tapi apabila dia tidak mengingat Allah ketika masuk maka setan mengatakan Kalian mendapatkan tempat menginap’. Dan jika dia tidak mengingat Allah ketika makan maka setan akan mengatakan Kalian mendapatkan tempat menginap dan makan malam’.” HR. Muslim 2018, Abu Daud 3765 dan yang lainnya 5. Baca doa ketika tutup pintu Dari Jabir bin Abdillah radhiallahu anhuma, Nabi shallallahu alaihi wa sallam memberikan banyak saran agar kita tidak terganggu setan. Salah satunya وَأَغْلِقُوا الأَبْوَابَ وَاذْكُرُوا اسْمَ اللهِ، فَإِن الشيْطَانَ لاَ يَفْتَحُ بَابًا مُغْلَقًا “Tutuplah pintu, dan sebutlah nama Allah. Karena setan tidak akan membuka pintu yang tertutup yang disebut nama Allah.” HR. Bukhari 3304, Muslim 2012 dan yang lainnya Sekali lagi, hanya dengan membaca Bismillah.. 6. Berdoa ketika keluar rumah Satu doa ketika keluar rumah. Ringkas, mudah dihafal, tapi khasiatnya besar بِسْمِ اللهِ تَوَكلْتُ عَلَى اللهِ، لَا حَوْلَ وَلَا قُوةَ إِلا بِاللهِ BISMILLAHI TAWAKKALTU ALALLAAH, LAA HAULA WA LAA QUWWATA ILLAA BILLAAH Dengan nama Allah aku bertawakkal kepada Allah. Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan Allah. Dalam hadis dinyatakan, siapa yang keluar rumah kemudian dia membaca doa di atas, maka disampaikan kepadanya Kamu diberi petunjuk, dicukupi dan dilindungi. Maka setan kemudian berteriak كَيْفَ لَكَ بِرَجُلٍ قَدْ هُدِيَ وَكُفِيَ وَوُقِيَ “Bagaimana kalian bisa mengganggu orang yang sudah diberi hidayah, dicukupi, dan dilindungi.” HR. Abu Daud 5095, Turmudzi 3426 dan dishahihkan al-Albani 7. Jauhkan rumah Anda dari gambar makhluk bernyawa Siapa sangka, ternyata gambar makhluk bernyawa bisa membuat jin dan setan nakal itu semakin betah di rumah kita. Dari Aisyah radhiallahu anha, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda أَن المَلاَئِكَةَ لاَ تَدْخُلُ بَيْتًا فِيهِ صُورَةٌ “Sesungguhnya malaikat tidak akan memasuki rumah yang di dalamnya ada gambar.” HR. Bukhari 3224, Nasai 5348 dan yang lainnya. Ketika malaikat penebar rahmat tidak memasuki rumah Anda, di saat itulah makhluk lain, yang juga tidak kelihatan, akan menggantikan posisi mereka. Foto keluarga, gambar binatang dan seterusnya bisa jadi membuat rumah Anda makin indah bagi setan. 8. Jauhkan rumah Anda dari musik Banyak orang tidak sadar, ternyata suara ini berbahaya. Nabi shallallahu alaihi wa sallam menyebutnya mizmarus syaithan musik setan. Nabi shallallahu alaihi wa sallam mencontohkan salah satunya, lonceng. Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu, فِي الْجَرَسِ مِزْمَارُ الشيْطَانِ Nabi shallallahu alaihi wa sallam berkata tentang lonceng musik setan. HR. Abu Daud 2556 Di kesempatan yang sama, malaikat penebar rahmat menghindari rumah yang dipenuhi denngan musik. Dari Ummu Salamah radhiallahu anha, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda إِن الْمَلَائِكَةَ لَا تَصْحَبُ رُفْقَةً فِيهَا جَرَسٌ “Sesungguhnya malaikat tidak akan menyertai rombongan yang di sana ada loncengnya.” HR. Thabrani dalam al-Mu’jam al-Kabir, 1001. Kita telah memahami, terjadi sikap kontradiktif antara malaikat penebar rahmat dengan setan pembangkang. Ketika salah satunya menghindar, di saat itulah satunya menggantikan. Jadikan rumah Anda seperti taman-taman malaikat penebar rahmat, bukan tempat peristirahatan yang nyaman bagi setan. Hiasi rumah Anda dengan berbagai ketaatan dan amal shaleh. Agar yang menemani Anda juga makhluk yang sholeh. Hiasi rumah Anda dengan bacaan Alquran, shalat, kajian mengupas halal-haram, dan lantunan suara langit lainnya. Allahu a’lam Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits Dewan Pembina